Lolos dan Berangkat ke Bandung #ACYC

Ada dua macam mahasiswa. Pertama, mereka yang suka dengan kenyamanan dan yang kedua adalah mereka yang senang dengan tantangan. Beberapa waktu lalu, aku menulis tentang Zona Nyaman. Aku bertekad untuk menjadi mahasiswa yang berani dengan tantangan. Meski, wkwk, tak semudah ngomongnya sih...

Sekitar tanggal 16 November, Mas Rajih, ngirim broadcast pesan tentang kegiatan Youth Camp Anti Korupsi ke group IMM. Aku tertarik seketika! Kriteria yang bisa mengikuti aku rasa adalah aku (ciye)...
Saat Rona lagi ngambil gambarku, aslinya ini lagi marah-marahin aku karena salah terus.
Ahirnya aku ikuti kompetisinya. Kompetisinya adalah membuat vlog deskripsi diri dan alasan kenapa panitia harus memilihku. Oke deh, langsung bikin. Dibantu Ronasari, aku bikin video tersebut. Kilat, nggak sampai satu jam selesai syuting dan malamnya diedit kemudian upload. Rona bukan cuman bantu ngambil video, dia juga banyak bantu ngarahin mimik yang baik gimana, banyak deh.

Dua minggu setelahnya, aku dapat email dari tim ACYC! Alhamdulillah aku lolos! Saat itu, yaa tuhaan! Aku senang sekali. Karena baru kali ini aku lolos ikut Youth Camp macam ini. Daaan kabar terbaiknya aku bukan hanya lolos, seluruh tanggungan hidup selama Youth Camp akan ditanggung panitia. Yang bikin aku tambah senang lagi adalah para pengisi materi yang kece-kece sangat! Siapa aja? Diposting selanjutnya deh aku bahas.
Inilah email yang membuatku buahagia, Rek!
Dari Kota Malang ternyata bukan aku saja yang lolos, Babang Rajih juga lolos. Kami pun berangkat bersama tanggal 2 ke BANDUNG! Yoooooots!

Jujur, aku bukanlah orang yang sangat paham "apa itu korupsi" dan lain sebagainya. Begitu pun Mas Rajih. Kami nekat berangkat berdua berbekal diskusi yang pra agenda kami lakukan di Malang.

Bersambung ke 


Share:

0 comments